Menurut Kantor Berita ABNA, Total komoditas mencapai 110 juta ton, di mana lebih dari 85,2 juta ton merupakan barang ekspor dan sekitar 25 juta ton merupakan barang impor," ujarnya dalam pernyataan hari Rabu (23/12/2020) seperti dilansir IRIB.
Dia menyebutkan bahwa total nilai impor Iran selama periode tersebut adalah 26,8 miliar dolar, sedangkan nilai ekspor mencapai 25,1 miliar dolar.
"Selama periode itu, Cina, Irak, Uni Emirat Arab, Turki dan Afghanistan menjadi tujuan utama ekspor barang Iran," kata Mir-Ashrafi.
"Angka ekspor ini dicapai berkat kerja keras para produsen dan eksportir Iran di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan sanksi kejam Amerika Serikat, dan angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang," tambahnya.
Dengan dimulainya pembukaan kembali perbatasan secara bertahap dan normalisasi kegiatan transit, perdagangan Iran dengan negara-negara lain mulai dilanjutkan.
342/